| Tips & Trik |
|
Darimana
Datangnya Cinta? www.planetcinta.com Kata
cinta akan memberikan kesan yang berbeda bagi orang yang mendengarnya,
tergantung bagaimana pengalaman masing-masing orang tentang cinta. Ada
yang menangkap datar saja, ada yang tersipu malu, ada yang memerah pipinya
bahkan ada yang tersenyum bahagia, atau senyuman getir di bibir malah
menghindari kontak mata ketika ditanya (mungkin tak ingin diketahui
rahasia yang pernah dialaminya tentang cinta). Semakin "pahit"
pengalaman atau cerita yang pernah terjadi maka biasanya pendapat yang
dikemukan akan terdengar "miring" atau berkesan negatif. Tetapi
justru bisa juga menimbulkan kearifan karena bisa memetik pelajaran yang
berharga dari pahit getirnya cinta. Namun itu semua tergantung kedewasaan
seseorang dalam menanggapi pengalaman batinnya tersebut. Bagaimanapun
rasanya cinta pada tiap orang, wajar saja jika tiap orang punya pandangan
yang berbeda, sekalipun untuk sebagian orang pandangan tersebut terkesan
egois, "miring" atau terlalu berlebihan sehingga tidak masuk
akal. Bahkan seringkali kita sulit untuk menjabarkan secara tepat
bagaimana rasanya cinta tersebut. Mungkin jika kita diminta untuk
mengemukakan pendapat tentang sesuatu hal maka dengan lancar kita akan
dengan mudah menjabarkan secara rinci dan tepat tetapi tentang CINTA? ....sepertinya
sulit untuk memberikan uraian lengkap secara tepat. Berbicara tentang
cinta tak akan pernah habis-habisnya, terlebih bagi yang sedang "dimabuk"
cinta, banyak anekdot dan cerita lucu tentang cinta, ada yang mengatakan
jika cinta datang maka orang yang begitu diam bisa mendadak menjadi pintar
bicara atau bisa menuliskan berlembar-lembar puisi tentang cinta. Cinta
yang datang akan disertai berbagai reaksi, bagi sebagian orang akan lebih
memperhatikan penampilannya, ia bisa saja kelihatan semakin cantik dan
keren karena "hatinya terus bernyanyi"sehingga keceriaan
tersebut terpancar dimata dan wajahnya. Ada pula yang dengan suka rela
kehilangan miliknya karena ingin berkorban agar mendapatkan sebuah cinta.
Begitu dasyatnya kah cinta sehingga bisa merubah orang menjadi berbeda.
Bercerita tentang cinta tidak bisa dengan logika karena cinta tak ada
hubungannya dengan rasionalitas tetapi cinta erat sekali hubungannya
dengan perasaan. Lalu ada satu pertanyaan yang mengelitik yang bikin
penasaran setiap orang DARIMANA KAH DATANGNYA CINTA? APAKAH YANG TERJADI
SEHINGGA BISA MENGAKIBATKAN DAMPAK YANG BESAR BAGI YANG KETIBAN CINTA??? Ketika
cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika
cinta memelukmu maka dekaplah dia walau pedang di sela-sela sayapnya
melukaimu…… Khalil
Gibran begitu manisnya mengambarkan tentang cinta dan reaksi apa yang
harus kita lakukan. Ia punya nasehat yang bagus untuk orang-orang yang
sedang jatuh cinta. Bahwa cinta tidak saja berhubungan dengan perasaan
yang menyenangkan, kegembiraan atau "serasa dunia penuh bunga"
tetapi cinta juga tidak jauh dari rasa sakit, terluka atau kecewa. Ibarat
sebuah mata pisau cinta bisa saja menyuguhkan cerita yang romantis tetapi
sebaliknya ia tidak segan-segan, tanpa tedeng aling-aling membuat luka
yang mengangga di hati. Jadi Khalil Gibran mencoba untuk membuka mata kita
yang sedang jatuh cinta untuk tidak larut dengan kesenangan semata tetapi
menyadari juga bahwa kita pun harus siap-siap untuk terluka. Lalu
bagaimana cinta bisa datang dan bisa pergi ? ada peribahasa yang
mengatakan bahwa cinta itu datang dari mata dan lalu turun ke hati. Memang
segala sesuatunya di mulai dari mata, karena mata merupakan jendela dunia,
sebagai salah satu mediator untuk melakukan kontak dengan dunia luar. Namun
secara psikologis kita bisa membahas proses yang terjadi ketika cinta
datang bahkan mengapa ia bisa berlalu. Ada proses yang cukup panjang
ketika cinta akan datang, walau kalau dilihat dari segi waktu buat
sebagian orang terasa singkat, tetapi tetap saja ada proses yang terjadi
didalamnya yang tidak disadari orang yang sedang jatuh cinta. Sebelum
cinta datang biasanya hal yang pertama kita rasakan adalah bahwa ada
subyek yang membuat kita tertarik (dalam hal ini seseorang dari lawan
jenis kita). KETERTARIKAN terhadap orang lain (ATRAKTIF) dan pada tahap
ini adalah sebuah awal kita melihat "sesuatu" yang berbeda
dengan orang tersebut, biasanya proses ini kita mulai melakukan pencarian
tentangnya sehingga kita akan mulai menilai perasaan sendiri apakah kita
tertarik hanya sebatas simpatik, karena ia pintar, ganteng atau asyik
untuk diajak ngobrol ? Semakin kita mulai mengenal lebih dalam orang
tersebut dan kita pun mulai memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke arah
yang lebih jauh maka MINAT (INTEREST) kita akan semakin besar untuk
mengenal orang tersebut lebih jauh dan mendalam. Kita ingin
lebih dekat dengannya, ingin mengenal lebih jauh sifatnya, pribadinya
bahkan mungkin minatnya atau pemikiran-pemikirannya. Rasa ingin tahu ini (CURIOUSITY)
akan berlanjut dengan pencarian banyak hal tentangnya. Dan dalam pencarian
ini biasanya kita akan mulai mengukur berdasarkan standar yang ada pada
kita, sosok ideal yang kita punya, dan mulai mempertimbangkan apakah ia
bisa menjadi seseorang yang berarti untuk kita atau cukup pantas diberikan
porsi tertentu dalam relung hati atau hanya sebatas deretan orang yang
pernah kita kenal tetapi untuk menggali lebih dalam kita sudah ogah karena
mulai melihat ia tidak cocok dengan standar ataupun sosok yang ideal.
Namun jika kita memutuskan ingin lebih dekat dengannya maka mulailah
muncul perasaan yang berbeda, kita ingin lebih mengetahui pribadinya,
mulai muncul perasaan PEDULI (CARE) akan hal-hal yang terjadi padanya,
bahagia akan keberhasilan-keberhasilannya, bangga akan kelebihannya dan
punya toleransi terhadap kekurangannya, ingin selalu didekatnya dan tidak
ingin tertinggal akan setiap peristiwa yang dialaminya dan yang paling
penting kita ingin menjadi bagian dari dirinya, kehidupannya serta
dunianya, …..maka jika hal ini terus berlanjut maka puisi Khalil Gibran
pun mulai dilatunkan, lagu yang syahdu pun mulai berkumandang karena CINTA
telah datang. Sepertinya
rumit dan kompleks ya?, sebenarnya tidak, karena ketika kita lakoni, semua
itu berjalan tanpa kita sadari seperti layaknya air yang mengalir. Oleh
karenanya tak usah heran jika suatu saat kita sendiri mengalaminya atau
sahabat kita tiba-tiba menyenangi seseorang yang selama ini sudah lama
dikenal dan cintanya baru tumbuh belakangan atau mungkin saja sudah begitu
lama bersahabat tetapi pada saat ini telah tumbuh getar-getar yang berbeda
yang mungkin dulu tidak ada dan tidak pernah terpikirkan, jangan pernah
berkomentar atau bertanya "kok bisa ya dia suka dengan cowok/cewek
tersebut ???"……ingat cinta tak ada hubungannya dengan logika.
Hanya saja yang perlu kita garis bawahi bahwa setiap orang akan berbeda
dalam memunculkan rasa cintanya, menurut karakter, gaya bahkan pengalaman
yang pernah ia punya. Ada yang begitu romantis, genit menggoda, acuh,
anteng dan adem ayem atau justru bersikap "dingin" karena tidak
tahu harus mengekspresikannya, dan sebaliknya ada yang norak sehingga
bikin sebel. Tapi bagaimana pun kita mengekspresikan perasaan cinta hal
tersebut syah-syah saja sebatas tidak berlebihan dan tidak menganggu orang
lain. Nah, sudah
jelas bukan ? bagaimana cinta datang. Uraian di atas hanya menjelaskan
bagaimana cinta itu ada tetapi bukan berarti ketika cinta memanggil
segalanya terasa mudah atau akan menjadi satu jaminan akan terjadi jalinan
hubungan yang lebih mendalam (baca:pacaran/menikah) karena untuk
memutuskan punya komitmen dengan seseorang banyak pertimbangan lain yang
menjadi faktor penentu, tidak cukup modal cinta (hal ini juga tergantung
dengan tingkat kedewasaan, biasanya semakin dewasa seseorang akan semakin
hati-hati dalam memutuskan). Dan
kadangkala pula cinta jatuh tidak selamanya ditempat yang empuk seringkali
juga ia jatuh ditempat yang salah, di waktu yang tidak tepat bahkan
mungkin di situasi yang tidak memadai. Cinta bisa jatuh dimana saja bisa
juga diatas tumpukan paku yang tajam, kerena ketika cinta datang ia tidak
bisa memilih dan ditahan. Sama halnya dengan cinta yang datang, cinta yang
pergi pun tidak terlepas dari sebuah proses. Cinta tidak begitu saja pergi/berlalu,
tetapi banyak faktor yang menyebabkan ia memudar. Jika rasa ketertarikan
telah hilang, kepedulian mulai luntur maka cinta pun akan padam. Hal ini
juga berhubungan erat dengan sikap. Mungkin yang tadinya kita mengebu-gebu,
antusias ketika berjumpa dengan si dia, tetapi ketika cinta mulai luntur
sikap kita pun berubah sama sekali. Cinta bisa luruh juga sama halnya
dengan cinta yang datang. Yang jelas ia berubah seiring dengan sikap kita
yang juga mulai berbeda dengan sebelumnya. Ibarat sebuah tanaman ia akan
tumbuh subur, menghasilkan buah atau bunga jika ia terus dipupuk, disirami,
dipelihara dan terlindungi dari segala cuaca, hama dan gangguan lainnya,
begitu juga halnya cinta. Cinta yang telah tumbuh tidak mengandalkan hanya
sebelah pihak jika ingin tetap subur dan berakar di dalam hati, tetapi
masing-masing pasangan punya andil didalamnya. Harus saling memberi,
menerima, peduli, berkomunikasi, menanamkan kepercayaan dan mau belajar
bersama-sama untuk bertumbuh dan berkembang. Dengan demikian cinta akan
terus bisa dipelihara bahkan mampu bertahan di segala musim sekalipun
badai menerpa……… Bagaimana
dengan cinta anda?? Penulis :
Herlina Hastuty,SPsi |